Menu
RSS
Banner Top Topik Sepekan

Items filtered by date: June 2019

SDI Al Azhar 19 Sentra Primer Gelar Workshop Character Building Suprarasional


Foto: Workshop Character Building, Pelatihan Suprarasional di SDI Al Azhar 19 Sentra Primer, Jakarta/Dok. KPM

Bogorplus.com-DKI Jakarta – Tahun ajaran 2019/2020 akan segera tiba. Para insan pendidik di sekolah tengah mempersiapkan diri menyambutnya. Selain mempersiapkan perangkat pembelajaran yang terbaik, seorang pendidik pun harus mempersiapkan fisik dan mental yang terbaik pula. Demi mewujudkan hal tersebut, SD Islam Al Azhar 19 Sentra Primer, Jakarta, menggelar Workshop Character Building melalui konsep cara berpikir suprarasional bagi para karyawan dan guru, pada hari Jumat (14/06/2019).

Menurut Kepala SDI Al Azhar 19 Sentra Primer, Budi Saktiono, guru adalah kunci dalam pembentukan karakter siswa. Oleh karena itu, upaya menumbuhkan dan membangun karakter seorang guru dinilai sangat penting agar pengajaran dan pendidikan yang diberikan kepada siswa dapat terpatri dalam hati sanubari siswa.

Di samping itu, tak dapat dipungkiri pula dengan melihat tantangan zaman yang semakin berat, menuntut kesungguhan dan komitmen guru sebagai seorang pendidik agar selalu meningkatkan kemampuan diri.

Foto: Kepala SDI Al Azhar 19 Sentra Primer, Budi Saktiono (kiri) menerima kenangan-kenangan berupa buku cara berpikir suprarasional dari Ridwan Hasan Saputra (Kanan)/Dok. KPM

“Alhamdulillah, kami pun bersyukur, karena pada pada kesempatan ini, diberikan pencerahan langsung oleh Motivator Suprarasional, Pak Ridwan, agar senantiasa memperluas tabungan jiwa agar mendapatkan keberkahan dalam mengajar dengan mengoptimalkan tiga antena kehidupan, yakni akal, hati, dan fisik,” ungkap Pak Budi.

Pak Budi juga menambahkan, menindaklanjuti dari workshop kali ini, pihaknya akan membuat program secara berkelanjutan agar output kegiatan ini memberikan dampak kepada para siswa dan semakin dirasakan manfaatnya oleh semua pihak.

Acara yang dihadiri 95 guru dan karyawan ini sukses memikat para peserta, salah satunya sosok guru Bahasa Inggris, Mahmud Abdul. Menurutnya, cara berpikir suprarasional membuatnya tergugah kembali. “Terima kasih Pak Ridwan, semoga dengan kehadiran Pak Ridwan dapat menularkan spirit suprarasional bagi guru & karyawan agar semakin produktif dan meraih keberkahan dan berbagi ilmu,” jelasnya.

Sementara itu, Noor Imanah selaku Wakil Kepala Sekolah SDI Al Azhar 19 Sentra Primer juga mengaku terinspirasi dari materi konsep berpikir suprarasional. ”Apalagi kegiatan ini digelar untuk meningkatkan kualitas SDM. Oleh karena itu, apa yang telah disampaikan oleh Pak Ridwan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari agar persepsi yang dibangun selaras dengan harapan lembaga”, ujarnya.

Tim Media

Read more...

Tim Indonesia KPM Ikuti Pembinaan Jelang Olimpiade Matematika di Malaysia

Foto: Peserta Pembinaan Menuju IMWiC 2019, Malaysia/Dok. KPM

Bogorplus.com-Bogor, Jawa Barat – Klinik Pendidikan MIPA (KPM) kembali akan mengirimkan pelajar terpilih untuk berlaga di ajang olimpiade matematika tingkat internasional yang bertajuk International Mathematics Wizard Challenge (IMWiC) 2019 di Malaysia, pada tanggal 15-18 Juni 2019. Sebelum bertolak ke negeri Jiran, sebanyak 37 pelajar yang terdiri dari kelas 1 SD – 10 SMA mengikuti kegiatan pembinaan pada tanggal 10-14 Juni 2019, bertempat di Ole Suite Hotel, Bogor-Jawa Barat.

Kepala Divisi Lomba KPM, Much. Fachri menjelaskan bahwa karantina ini bertujuan untuk membina peserta sebelum berkompetisi di Malaysia. Selain itu, Fachri juga menambahkan menu materi pembinaan sendiri mengedepankan 3 unsur yang memadukan pembinaan akal, hati, dan jiwa. “Ketiga unsur tersebut merupakan penerapan dari konsep cara berpikir suprarasional yang digagas oleh Pak Ridwan Hasan Saputra,” ungkapnya.

Foto: Suasana belajar latihan soal olimpiade Matematika/Dok. KPM

Fachri melanjutkan, dari segi pembinaan akal, pihaknya memberikan latihan-latihan soal olimpiade seperti: bilangan, aljabar, geometri, dan sebagainya. Sedangkan untuk menjaga kebugaran tubuh dan kekompakan tim, KPM menyajikan pembinaan fisik melalui olah raga pagi dan dinamika kelompok. Selain pembinaan fisik dan akal, KPM juga memberikan porsi pembinaan hati dengan menghidupkan nilai-nilai ajaran agama melalui ibadah agar mendapatkan berkah dan Ridho dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

Fachri juga menyampaikan terima kasih kepada para orang tua yang telah mengikutsertakan putra/putrinya di ajang IMWiC 2019 Malaysia, sebagai sarana rekreasi intelektual dalam belajar matematika. “Semoga dari event ini dapat menjadi wadah untuk mewujudkan generasi yang memiliki akhlakul karimah dan berprestasi,” pungkasnya.

Foto: Peserta pembinaan selalu menerapkan aktivitas Salat Berjamaah (bagi yang beragama muslim)/Dok. KPM

Salah satu peserta IMWiC 2019, Aulia Putri Kusuma (14) pelajar SMPN 30 Jakarta yang duduk di bangku kelas 8 mengaku senang bisa mengikuti masa karantina bersama KPM. “Senang bisa ketemu teman baru, belajar bareng, ibadah bersama, dan tentunya mengasah kemampuan ilmu matematika,” jelasnya.

Pelajar yang bercita-cita menjadi seorang aktuaria ini memanfaatkan mengikuti ajang internasional tak hanya sekedar liburan dan berkompetisi, tetapi sekaligus untuk mengukur kemampuan matematika yang telah Ia dapatkan selama di sekolah dan belajar di KPM.

Foto: Olahraga pagi secara bersama-sama untuk menjaga kebugaran fisik peserta/Dok. KPM

Hal senada juga diungkapkan Keenan Akbar Narendra, pelajar kelas 2 MIN 01 Kota Malang ini bersyukur dapat mengikuti ajang IMWiC 2019. Siswa yang pernah meraih juara 3 lomba lari tingkat internasional di Singapura (2014) membekali dirinya dengan terus belajar dan bertanya pada guru serta teman sehingga tak pernah merasa terbebani dengan mengikuti lomba internasional.

Tim Media

Read more...

RHS Jadi Pembicara Seminar Matematika Internasional di Philippines

Foto: Ridwan Hasan Saputra (RHS) Jadi Pembicara Seminar Matematika Internasional di Philippines/Dok. KPM

Manila, Philippines - Mathematics Trainers' Guild (MTG), Philippines menggelar agenda 3-Day International Seminar on Enriching Teachers' Olympiad Experience towards "Mathematical Maturity" di Manila Grand Opera Hotel (07-09/06). Presiden Direktur Klinik Pendidikan MIPA (Presdir KPM), Ridwan Hasan Saputra didaulat menjadi salah satu pembicara di acara seminar internasional tersebut.

Agenda seminar matematika internasional yang digelar MTG bertujuan mengkaji lebih mendalam ihwal pengetahuan, keterampilan, dan cara berpikir yang penting bagi siswa, meningkatkan kreativitas berpikir yang mendukung budaya belajar matematika di kelas, dan menstimulasi kemampuan berpikir matematis melalui pemecahan masalah (problem solving).

dr. Isdiro C. Aguilar, President of MTG Philippines mengungkapkan bahwa pihaknya mengundang RHS karena beliau merupakan salah satu pakar matematika di Indonesia yang konsisten mengembangkan pendekatan dan strategi berpikir matematika tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills). "Kami percaya bahwa RHS merupakan salah satu pakar matematika di Indonesia yang membagikan ilmu dan pengalaman, serta insight untuk mengembangkan pembelajaran matematika dengan beragam strategi pemecahan masalah. Kami berharap guru-guru, para praktisi matematika di Philippines bisa belajar secara optimal dari kepakaran RHS." ungkap Chief Education Supervisor for Curriculum Implementation Division, Department of Education, Taguig City and Pateros.

Pengalaman terbaik KPM menerapkan Matematika Nalaria Realistik yang berbasis HOTS sejak 2003 memudahkan RHS berbagi ilmu tentang strategi pembelajaran matematika berbasis masalah secara komprehensif dan kontekstual dengan peserta seminar matematika internasional. Sajian materi RHS mendapatkan apresiasi positif dari peserta seminar.

Lambert G. Quesada, Master Teacher dari Signal Village National High School, Taguig City Philippines mengutarakan kesannya mengikuti sajian materi dari RHS.Beliau sangat senang karena bisa belajar dari presentasi RHS dalam kesempatan seminar itu. Baginya, metode pemecahan masalah yang disajikan pembicara sangat menakjubkan sehingga memudahkan peserta dapat menyelesaikan soal-soal pemecahan masalah matematika. Lambert yang sudah menggeluti matematika sejak 15 tahun lalu dan sejak pertama berjumpa RHS, beliau sudah memahami betul bagusnya strategi yang diajarkan RHS kepada murid-muridnya. "Kita perlu mengembangkan bermacam-macam strategi untuk mengembangkan keterampilan pemecahan masalah agar bisa mendapatkan solusinya. Semua tips dan strategi yang dibagikan RHS sangat menarik karena benar-benar bisa mengasah HOTS kita." urai Lambert.

Senada dengan kesan yang dirasakan Lambert, Roberto Lelina (BHC Educational Institution, Inc. San Fernando City, La Union) menyampaikan kekagumannya dengan sajian materi RHS. "Materi yang disajikan sangat menarik. Kita bisa belajar tentang pentingnya pendekatan yang berbeda-beda dalam menerapkan strategi pemecahan masalah dalam pembelajaran matematika. Kualitas masalah yang disajikan pembicara sangat berkualitas karena dapat menantang keterampilan berpikir tingkat tinggi." ujar kepala SD tersebut.

Tim Media 

Read more...
Topik Banner Bottom
ads by bogorplus.com