Menu
RSS
Banner Top Topik Sepekan

Hai Penggemar MIPA, Jangan Lewatkan Kompetisi Nasional OMSI 2019

Foto: Babak Penyisihan OMSI Se-Indonesia Ke-3 di Cikarang-Jawa Barat/Dok. RPM Cikarang

Bogor, Jawa Barat – Memasuki tahun ke-4, Olimpiade Matematika dan Sains Indonesia (OMSI) akan kembali digelar Klinik Pendidikan MIPA (KPM). OMSI Se-Indonesia ke-4 merupakan kompetisi tingkat nasional yang memadukan mata pelajaran matematika dan sains.

Perhelatan OMSI akan berlangsung pada tanggal 21 Juli 2019 (babak penyisihan), diperuntukkan bagi pelajar kelas 4-5 SD/sederajat T.A 2018/2019. Puncaknya, peserta terbaik dari babak penyisihan akan berkompetisi di babak final pada tanggal 01 September 2019.

Pada tahun 2018, perhelatan yang menerapkan biaya pendaftaran “seikhlasnya” (sesuai kemampuan) ini sukses menjaring 3.137 peserta yang tersebar di 39 titik lokasi penyelenggara di berbagai daerah.

Kepala Divisi lomba KPM, Muchammad Fachri menuturkan, lomba OMSI ini sangat cocok bagi pelajar yang menginginkan tantangan berbeda, karena tes OMSI mengombinasikan tes ujian terhadap penguasaan bidang studi matematika dan sains.

“Kehadiran lomba ini diharapkan dapat memotivasi siswa untuk meraih prestasi sesuai bakat dan minat mereka di bidang matematika dan sains.” ujar Fachri.

Fachri juga menambahkan bahwa pihaknya akan menyediakan penghargaan berupa medali emas, medali perak, dan medali perunggu. Tak hanya itu, para jawara OMSI tahun ini berpeluang mengikuti kompetisi internasional bergengsi, yakni International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) yang akan digelar di Vietnam.

Bagaimana sahabat, menarik bukan? Yuk ajak sahabat atau teman-teman terdekat untuk daftar dan mengikuti OMSI 4. Informasi & pendaftaran, Read1 Institute, HP: 0812 8546 962 / 0251-7522 612 (Bapak Tri). Formulir pendaftaran kolektif melalui sekolah dapat diunduh di sini. Sedangkan formulir pendaftaran individu dapat diunduh di sini.

Tim Media

Read more...

Mengasah Kreativitas Berpikir di Ajang Kompetisi AMO 2019

Foto: Pelaksanaan tes AMO Elimination Round di Sumedang/Dok. SMPIT Insan Sejahtera Sumedang

BOGORPLUS.COM-BOGOR-JAWA BARAT. - 1010 siswa-siswi kelas 1 - 6 SD berjibaku mengikuti Asia Mathematics Olympiad (AMO) Elimination Round 2019 pada hari Ahad (12/5) di beberapa daerah di Indonesia seperti Jabodetabek, Surabaya, Malang, Lumajang, Balikpapan, Yogyakarta, Lamongan, Sumedang, Serang, Banjar, Cikarang, Pontianak, Makasar, Bali, Solo, dan Semarang.

Menurut Kepala Divisi Lomba Klinik Pendidikan MIPA (KPM), M. Fachri, kompetisi AMO merupakan ajang kompetisi yang memfasilitasi kreativitas berpikir dan menguji mental berkompetisi anak-anak Indonesia.

Foto: Pelaksanaan tes AMO Elimination Round di Pontianak/Dok. SDK Kalam Kudus

Khadijah Naila Ibtisam (Kelas 5 SD), salah satu peserta AMO mengatakan bahwa lomba matematika ini sangat menantang karena soal-soal yang diujikan bersifat eksplorasi. "Ada soal susah, ada soal mudahnya juga. Lewat kompetisi ini, saya jadi bertambah wawasan dan pengalaman dalam menghadapi soal-soal eksplorasi matematika." ujar siswi SDI PB Soedirman yang bercita-cita ingin jadi dokter ini.

Hal senada disampaikan Sandhya Mahendra Dhaneswara (Kelas 6 SD). Siswa SD Global Islamic School ini merasa senang bisa mengikuti AMO karena dirinya dapat mengukur kreativitas berpikir dalam menyelesaikan soal-soal AMO. "Untuk menyelesaikan soal-soal AMO, kita perlu menggunakan logika berpikir yang baik. Semakin susah soalnya, kemampuan berpikir kita semakin terasah." ungkapnya.

Tim Media 

Read more...

Tim Pencak Silat KPM Unjuk Gigi di Ajang Kejuaraan Tingkat Nasional Merpati Putih Open 2019

Foto: Pelajar Klinik Pendidikan MIPA Raih Penghargaan di Ajang Merpati Open 2019/Dok. KPM

BOGORPLUS-DKI JAKARTA. – Tim pencak silat Klinik Pendidikan (KPM) unjuk gigi di ajang Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional Merpati Putih Open 2019 dengan meraih 8 medali emas dan 10 medali perak. Ajang kejuaraan ini diselenggarakan Perguruan Pencak Silat (PPS) BETAKO Merah Putih di GOR Ciracas, Jakarta Timur (01-04/05). Ada sekitar 1500 peserta turut berkompetisi di ajang kejuaraan pencak silat ini. Kejuaraan ini dibagi dalam dua kategori, yaitu kategori prestasi dan kategori pemasalan. Kategori prestasi diikuti oleh peserta usia remaja (sekolah dan perguruan silat) dan peserta usia dewasa (perguruan silat, atlet pemusatan latihan daerah (Pelatda), atlet dari Singapura). Sedangkan untuk kategori pemasalan diikuti oleh peserta dari sekolah, klub, maupun perguruan silat yang ada di Indonesia. Yang unik dan menarik, pada ajang kejuaraan ini diwarnai kegiatan pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) gerakan Tunggal Tangan Kosong 15oo peserta.

Rian Ardiansyah (Koordinator Program Pencak Silat KPM) yang akrab disapa Kang Rian tak bisa menyembunyikan rasa bahagia atas raihan prestasi murid-muridnya. Tim pencak silat KPM turut serta dalam kejuaraan ini untuk menempa jiwa sportivitas anak-anak KPM dalam berkompetisi. Harapannya, mereka akan tumbuh menjadi para pesilat yang memiliki kepribadian yang kuat di atas landasan iman dan takwa. “Kami juga ingin mengukur sejauh mana keandalan sistem kurikulum dan sistem pengajaran program pencak silat KPM, apakah bisa relevan dan diterapkan di lapangan atau tidak lewat kompetisi ini?” ungkap Kang Rian saat dikonfirmasi mengenai tujuan keikusertaan pada ajang kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional Merpati Putih Open 2019.   

Foto: Sekitar 1500 Peserta Turut Berkompetisi di Ajang Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional Merpatin Open 2019/Dok. KPM

Lebih lanjut lagi, Kang Rian melihat banyak hal positif dari keikusertaan tim pencak silat KPM di ajang kompetisi pencak silat ini. Pertama, sikap kedisiplinan dan kemandirian anak-anak semakin terbangun dengan baik. Hal itu bisa dilihat dari sikap murid-murid KPM saat sedang berlatih dan di luar latihan. Kedua, mental bertanding anak-anak semakin baik. Ketiga, potensi anak-anak semakin terlihat dan bisa terus dikembangkan di waktu mendatang. Keempat, besarnya kepedulian dan dukungan dari orang tua KPM untuk menunjang prestasi anak-anaknya di bidang pencak silat. “Meskipun prestasi gemilang sudah diraih, para pelatih pencak silat di KPM akan terus berbenah untuk menjaga bahkan meningkatkan prestasi di masa mendatang.” tegas Kang Rian. 

Foto: Pelajar KPM Raih Penghargaan di Ajang Merpatin Open 2019/Dok. KPM

Sementara itu, Izzati Maharani Yusmanda, juara 1 kategori tunggal untuk tingkat SD mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada kedua orang tuanya dan tim pelatih KPM yang sangat berjasa mengantarkan Izzati bisa meraih prestasi terbaik di ajang kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional Merpati Putih Open 2019. Dalam keterangan persnya, Izzati membagikan rahasia keberhasilannya menjadi juara. “Berlatih, berlatih, berlatih. Saya selalu berlatih rutin setiap sabtu di sekolah Darul Jannah. Selain itu, saya berlatih intensif jelang pertandingan untuk meningkatkan kekuatan fisik dan kualitas teknik. Tidak lupa saya selalu berdoa kepada Allah SWT.” urai siswi SDI Al Azhar 17 Bintaro Jakarta ini. Selain itu, Raden Surawisesa R. S. yang berhasil menjadi juara pada kategori tanding untuk tingkat SD menyampaikan rasa syukur atas capaian prestasinya. “Alhamdulillah semua ini terjadi karena izin Allah SWT dan ridho orang tua. Terima kasih untuk Kang Rian yang memotivasi saat lomba.” tutur siswa SD Insan Kamil ini. Selamat untuk tim pencak silat KPM.               

Berikut hasil lengkap capaian prestasi tim pencak silat KPM di event kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional Merpati Putih Open 2019.

Hasil Pertandingan Tingkat SMP:

Juara 1

- Qaisha Firos Laudyamoza (tunggal)

- Ananda Muhammad (tanding)

Juara 2

- Raden Rahayuningati R. S. (tunggal)

- Sultan Alif H. (tanding)

- Meylina Fristy (tanding)

- Davi Ananda R. (tanding)

 

Hasil Pertandingan Tingkat SD:

Juara 1

- Izzati Maharani Yusmanda (tunggal)

- Rafa Darussalam (tunggal)

- Najmanida Rahma (tanding)

- Raden Surawisesa R. S. (tanding)

- Gizzel Fatima Afran (tanding)

- Devi Nurika Oktarifani (tanding)

Juara 2

- Enzo Muhammad Afran (tunggal)

- Leica Fatima Afran (tunggal)

- Gizzel Fatima Afran (tunggal)

- Naufal Alhafizh (tanding)

- Hanan Farros Primatama (tanding)

- Aria Rana Ramadhan (tanding)

Read more...
Topik Banner Bottom
ads by bogorplus.com