Menu
RSS
Banner Top Topik Sepekan

Pesona Kampung Matematika Memukau Guru Daerah

 
Foto: Peserta pelatihan MNR 15-18 Januari 2019 berkunjung ke Kampung Matematika/Dok. KPM

Bogorplus.com-Laladon, Kab. Bogor – Diiringi tawa dan candaan, puluhan guru daerah menikmati serunya berwisata di Kampung Matematika Laladon, Kamis (17/01/2019). Mereka tampak antusias kala berhasil melewati beragam tantangan yang disajikan tim fasilitator.

Rupanya, 26 guru tersebut merupakan peserta pelatihan Matematika Nalaria Realistik (MNR) yang digelar Klinik Pendidikan MIPA (KPM), pada tanggal 15-18 Januari 2019. Puluhan peserta ini datang dari berbagai daerah, seperti Jakarta, Bogor, Tangerang, Riau, dan Balikpapan.

Kegiatan yang dilaksanakan di RW 04 itu sengaja dihadirkan untuk mengenalkan Kampung Matematika Laladon kepada masyarakat. Menurut Kepala Divisi Pelatihan KPM, Ryky TSA, "Ada 10 jenis permainan yang mengusung tema eksplorasi matematika dan eksperimen sains, di antaranya Tic Tac Toe 9, Target Ball, Toxic, Perahu, Logix, Tugu Tali, Menara Hanoi, dan sebagainya.” ujar Ryky.

Foto: Keseruan bermain Tic Tac Toe 9/Dok. KPM

“Selain menjadi sarana berwisata, Kampung Matematika Laladon diharapkan dapat menjadi daya tarik siswa untuk lebih semangat dalam mempelajari matematika dan sains.  Dengan begitu, belajar matematika dan sains akan semakin menyenangkan dan mudah dipelajari siswa,” jelasnya.

Seperti dikatakan salah satu peserta, M. Fathan, guru SMP Integral Luqman Al Hakim Balikpapan, bahwa kegiatan di Kampung Matematika Laladon sangat seru sekali karena permainan yang disajikan memerlukan teknik dan kerja sama tim.

Foto: Materi STEM, merakit perahu/Dok. KPM

“Hal yang paling berkesan adalah ketika harus menyusun sebuah kubus dari puzzle, meskipun awalnya membingungkan, tetapi setelah berdiskusi dengan tim, akhirnya kami berhasil menyelesaikan puzzle tersebut,” ujarnya seraya tertawa.

Foto: Peserta memanfaatkan dekorasi Kampung Matematika untuk berswafoto/Dok. KPM

Sementara itu, peserta asal Riau, Khairunnisa mengungkapkan kekagumannya terhadap Kampung Matematika Laladon. “Alhamdulillah saya sangat senang sekali, ternyata ditengah kota yang begitu padat, ada perkampungan yang dijadikan sarana edukasi. Kunjungan ini merupakan pertama kali buat saya dan sukses membuat saya terkesan,” ujar guru Al Ihsan Boarding School Riau ini.

Tim Media 

Read more...

YPSJ Bekasi Kembangkan Potensi SDM lewat Suprarasional

Foto: Pelatihan Suprarasional di SMPIT/SMAIT Insan Mandiri Boarding School Cibubur/Dok. KPM

Bogorplus.com-Bekasi, Jawa Barat – Menyambut era milenial, berbagai lembaga tengah gencar melakukan upaya peningkatan potensi SDM. Setidaknya, beragam cara pun dilakukan sehingga dapat mencapai kualitas SDM yang lebih baik.

Seperti yang dilakukan Yayasan Pendidikan Silaturahim Jatikarya (YPSJ), Bekasi, beberapa waktu lalu. YPSJ menggelar pelatihan cara berpikir suprarasional bagi guru dan karyawan, pada hari Sabtu (05/01/19) dan hari Senin (07/01/19) untuk siswa/siswi, bertempat di Aula SMPIT/SMAIT Insan Mandiri Boarding School Cibubur.

“Acara yang dihadiri 70 orang guru dan 150 siswa tersebut bertujuan membentuk SDM yang berkualitas dengan cara berpikir suprarasional, sehingga dapat mengoptimalkan potensi diri untuk mencapai kehidupan yang lebih baik,” kata Ayu Agus Rianti, dalam keterangan tertulis.

“Saya sangat bersyukur bisa mengundang tim Pak Ridwan untuk mengikuti pelatihan suprarasional karena dapat menguatkan kembali keimanan kita kepada Allah Swt dan memacu kita menjadi pribadi yang saleh,” jelas Ayu.

Perempuan yang memiliki hobi menulis ini mengungkapkan pada kesempatan tersebut, para siswa pun mendapatkan bekal suprarasional dengan cara yang berbeda, yakni dengan memadukan motivasi dan permainan.

Insan Mandiri adalah sekolah boarding, tentu santri kami membutuhkan dobel amunisi (motivasi) dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Diharapkan dengan pelatihan suprarasional, santri kami dapat menjadi muslim yang kuat akidahnya dan saleh secara sosial (bermanfaat bagi lingkungan).

Foto: Selain membekali para guru, suprarasional juga diberikan kepada pelajar SMA/Dok. KPM

Pada hari pertama kegiatan, Trainer Suprarasional, H. Moh Arodhi, mengungkapkan pentingnya tabungan jiwa dalam meraih keberkahan hidup. Arodhi juga mengajak para peserta untuk meningkatkan pola pikir dari rasional ke suprarasional. “Sebab, hanya dengan memperbanyak tabungan jiwa dan mengutamakan hati, seseorang akan meraih keberkahan dalam menjalani kehidupan,” ungkapnya.

Hal yang sama pun disampaikan Arodhi kala memberikan pembekalan kepada 150 siswa. Namun, selain paparan motivasi, Arodhi juga mensosialisasikan cara berpikir suprarasional dengan sebuah permainan, yang bernama Permainan Suprarasional Penguatan Karakter (PSPK) dan permainan The Toxic. Melalui permainan, diharapkan peserta lebih mudah mengerti dan menarik minat pelajar dalam memahami materi.

Foto: Siswa tengah mengikuti permainan The Toxic/Dok.KPM

Sementara itu bagi Miska, motivasi suprarasional menjawab kegundahannya. “Begitu bermaknanya tabungan jiwa sehingga saya tak perlu ragu lagi dalam menjalani kehidupan,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan Rahmad, driver lembaga Insan Mandiri semakin bersemangat untuk mengabdi kepada lembaga, karena semata-mata meraih Ridho Allah Swt.

Tim Media

Read more...

Disdik Balikpapan Sambut Positif Kehadiran Metode MNR

Foto: Kabid Pendidikan Sekolah Dasar Disdik Kota Balikpapan, Mukiran, memberikan sambutan pada acara pembukaan/Dok. KPM

Bogorplus.com-Balikpapan, Kalimantan Timur --  Dinas Pendidikan Kota Balikpapan memberikan respon positif ihwal pembelajaran matematika berbasis MNR yang digelar LPI Luqman Al Hakim Balikpapan, Jumat-Sabtu, 04-05 Januari 2019.

Kabid Pendidikan Sekolah Dasar Disdik Kota Balikpapan,  Mukiran mengatakan, Matematika Nalaria Realistik (MNR) merupakan sebuah terobosan dalam menjawab tantangan soal matematika berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS).

Cek koleksi produk buku terbaru dari KPM Mart, klik disini

Pasalnya, sebelum isu HOTS mencuat ke publik pun matematika menjadi mata pelajaran terkesan sulit dan momok menakutkan bagi anak-anak.

“Ini (pelatihan MNR, Red) merupakan langkah positif untuk mengatasi persoalan tersebut. Tentunya, kabar gembira ini akan kami sosialisasikan kepada sekolah-sekolah di Balikpapan,” kata Mukiran saat membuka acara pelatihan MNR di LPI Luqman Al Hakim.

Dengan konsep yang lebih bervariasi tersebut, lanjut Mukiran, siswa akan lebih mudah menyerap konsep pembelajaran matematika, sehingga siswa akan semakin menyenangi matematika.

“Sedianya, terobosan menarik ini dapat sangat tepat jika diterapkan di seluruh Indonesia, agar kualitas pendidikan kita semakin meningkat,” tandasnya.

Tim Media

Read more...
Topik Banner Bottom
ads by bogorplus.com