Menu
RSS
Banner Top Topik Sepekan

Jagalah Adab dengan Guru agar Ada Keberkahan Ilmu

Foto: Ir. R. Ridwan Hasan Saputra, M.Si., Presiden Direktur Klinik Pendidikan MIPA (KPM) || Tangkapan Layar Channel YouTube KPM Seikhlasnya

Bogor, Jawa Barat – Pendidikan merupakan sarana utama dalam peningkatan kualitas manusia dan memiliki tanggung jawab terhadap keberlangsung kehidupan manusia. Perilaku manusia harus difokuskan kembali sesuai fitrahnya sebagai manusia yang memiliki akhlak baik. Dengan kata lain, urgensi pendidikan yang menekankan pada aspek akhlak adalah sebuah keniscayaan.

“Saat ini banyak murid yang belajar, tapi mereka jarang mendapatkan ilmu dari gurunya. Padahal ilmu dari gurunya banyak, tapi dia tidak bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat untuk kehidupannya. Sehingga banyak anak-anak zaman sekarang menjadi kurang pintar. Apa penyebabnya?,” kata Ir. R. Ridwan Hasan Saputra, M.Si saat menjadi pembicara di acara Malam Bina Akhlak dan Karakter (MABAR) yang digelar Klinik Pendidikan MIPA (KPM), Selasa (16/2/21) lalu.

Ridwan HS menegaskan dalam menuntut ilmu, seorang murid harus lebih dahulu menghormati dan menjunjung tinggi seseorang yang mampu menjadi sumber ilmu tersebut. Oleh sebab itu, memuliakan guru wajib hukumnya bagi pencari ilmu agar ilmunya berguna dan membawa keberkahan.

Berikut 8 adab seorang murid terhadap guru berdasarkan referensi dari terjemahan kitab Adabul Alim Wal Muta’alim (Adab Guru dan Murid) karangan Imam Nawawi:

  1. Seorang murid harus menyucikan hatinya.
  2. Senantiasa rendah hati terhadap ilmu yang dipelajari
  3. Menghormati dan Memuliakan guru
  4. Mencari keridhoan dari guru
  5. Mendengar penjelasan guru
  6. Semangat dalam menuntut ilmu
  7. Bersikap santun, sabar, dan memiliki cita-cita yang tinggi
  8. Segera menulis dan mencatat jika mendapati hal baru.

Ridwan berpesan agar para peserta didik memahami dan mengingat pesan dari Imam Nawawi tersebut. “Tolong 8 hal ini kalian ingat, catat, dan praktikan dalam kehdiupan sehari-hari, karena kalau seorang guru ridho dan merasa dimuliakan, maka kita juga akan dimuliakan oleh banyak manusia,” pungkas RHS.

Saksikan video selengkapnya dengan klik tautan ini. Dapatkan pesan inspiratif dan  motivasi hidup dalam acara MABAR (Malam Bina Akhlak & Karakter). Disiarkan langsung setiap Selasa malam Rabu di Channel YouTube KPM Seikhlasnya.

Tim Media

Read more...

ROC Bilangan Inovasi KPM Perkuat Literasi & Numerasi Siswa

BOGORPLUS.COM-Bogor, Jawa Barat – Klinik Pendidikan MIPA kembali hadirkan inovasi untuk menjawab tantangan dalam meningkatkan literasi dan numerasi siswa SD hingga SMA. Inovasi tersebut diwujudkan melalui ajang Read1 Online Competition Bilangan (ROC) Bilangan yang diikuti 1.617 peserta pada Minggu, (14/2/21) lalu.   

Herman Hadiwijaya selaku Penanggung Jawab acara mengatakan, ROC Bilangan merupakan langkah konkret untuk meningkatkan literasi dan numerasi di kalangan pelajar.

“Kami merasa perlu mengadakan ROC Bilangan karena bilangan ini adalah salah satu materi yang selalu ada dari kita kecil hingga dewasa. Selain itu, kami juga memberikan kesempatan kepada para peserta untuk mengasah kemampuan untuk menghadapi perlombaan baik di level nasional maupun internasional,” kata Herman saat memberikan sambutan pada Virtual Awarding ROC Bilangan, Jumat (19/2/21) lalu.

“Alhamdulillah antusasime peserta sangat tinggi, mungkin karena tema bilangan ini sangat penting sekali untuk dipelajari. Kami dari KPM sangat berterima kasih dengan antusiasme dan minat dari para peserta. Selamat kepada seluruh peraih penghargaan dan bagi yang belum mendapat penghargaan terus berusaha lagi,” tutup Herman.

Foto: Tangkapan layar Channel YouTube KPM Seikhlasnya

Sementara itu, ROC Bilangan ini pun mendapat sambutan positif dari siswi SMPN 1 Bogor, Amara Khairunnisa Dinata.

“Soal-soal yang disajikan seru dan menantang. Jarang juga ada lomba khusus di satu materi saja. Jadi, pas ngerjain soal bisa fokus pada tema bilangan saja. Semoga KPM bisa menyelenggarakan ROC Lainnya, misalnya ROC Aljabar, ROC Kombinatorik, ungkap Amara.

Hal senada juga diungkapkan Luvidi Pranawa Alghari, siswi SDI PB Soedirman Jakarta mengatakan tak pernah melewatkan jika KPM ada sebuah kegiatan. “Senang, setiap KPM bikin lomba Matematika pasti aku selalu ikutan. Menariknya ROC Bilangan ini bisa utak-atik angka. Aku juga dapat ilmu baru karena baru pertama kali ikut dengan materi teori bilangan,” kata siswi yang memiliki hobi Matematika dan coding ini. 

Foto: Tangkapan layar Channel YouTube KPM Seikhlasnya

Selain ROC Bilangan, sejumlah event kompetisi bertaraf nasional lainnya akan digelar Klinik Pendidikan MIPA (KPM) seperti, International Kangaroo Mathematics Competition (IKMC), Uji Soal Matematika Suprarasional, Kompetisi Matematika Suprarasional (KMS) Ke-16, Olimpiade Guru Matematika (OGM) Ke-6, Kompetisi Sains Nalaria Realistik (KSNR) Ke-3, Olimpiade Guru Sains (OGS) Ke-1, ROC Aritmatika, dan ROC Aljabar. Informasi selengkapnya dapat akses laman https://www.kpm.read1institute.org/

Tim Media

Read more...

Doa bersama, Perkuat Dimensi Suprarasional agar Terhindar Musibah

BOGORPLUS.COM-Bogor, Jawa Barat – Doa merupakan kunci dan jalan bagi setiap umat Islam untuk meminta pertolongan serta perlindungan kepada Allah SWT. Namun, nyatanya masih banyak di antara kita yang masih enggan berserah diri untuk memohon kepada Allah SWT.

Padahal, di tengah bencana dan musibah saat ini, selain upaya ikhtiar secara akal dan fisik, kita juga perlu mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan cara berpikir suprarasional.

Cara berpikir suprarasional adalah cara berpikir yang menjadikan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa menjadi faktor yang sangat dipertimbangkan dalam mengambil keputusan atau memecahkan masalah (Saputra, 2017).

Salah satu lembaga yang rutin menggelar doa bersama untuk bangsa yaitu Jaringan Suprarasional dan Klinik Pendidikan MIPA (KPM) yang digelar setiap hari Kamis, pukul 20.00 WIB-selesai dengan tema “Semoga Terhindar dari Musibah dan Bencana”.

Acara yang digelar secara virtual melalui Channel YouTube KPM Seikhlasnya, diisi dengan kegiatan pembacaan surah yasin, sholawat, zikir, doa, dan ceramah motivasi.

Penanggung jawab Doa Bersama untuk Bangsa, Teguh Imam Agus Hidayat mengatakan, acara ini merupakan ikhtiar untuk memperkuat dimensi suprarasional dan sebagai wujud rasa cinta untuk bangsa karena musibah Covid-19 serta bencana alam yang melanda Indonesia.

“Kami mengajak kepada umat Islam di Indonesia untuk mendoakan bangsa ini agar musibah Covid-19 diangkat dari bumi Indonesia dan dijauhkan dari bencana,” ujarnya.

Teguh juga berharap semoga doa yang dipanjatkan secara berjamaah diijabah Allah SWT. “Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah swt dan mendapatkan keselamatan di dunia dan akhirat,” pungkasnya

Tim Media 

Read more...
Topik Banner Bottom
ads by bogorplus.com